kenapa sarang semut di nilai obat herbal yang aman

kenapa sarang semut di nilai obat herbal yang aman

senyawa aktif apa yang terdapat dalam sarang semut ( myumeccodia ) ? uji penapisan yang dikerjakan oleh dr muhammad ahkam subroto dari pusat penelitian serta pengembangan bioteknologi menunjukkan, sarang semut ( myumeccodia ) memiliki kandungan flavonoid serta tanin. dengan ditemukannya senyawa flavonoid serta tanin, sarang semut ( myumeccodia ) amat punya potensi jadi fitofarmaka sesudah melewati serangkaian uji, tutur prof dr sidik, guru besar farmakologi kampus padjadjaran. untuk tubuh, flavonoid berperan sebagai antioksidan hingga ampuh menghindar sekalian menangani serangan kanker.

mekanisme kerja flavonoid dalam menangani kanker inaktifasi karsinogen, penghambatan siklus sel, serta induksi apoptosis. sumali wiryowidagdo, mengingatkan untuk tidak terlampau lama saat merebus sarang semut ( myumeccodia ). tujuannya supaya flavonoid yang dikandung tidak rusak. bila dikerjakan perebusan pada suhu 90oc cuma bisa 15 menit, tuturnya. mengenai kandungan flavonoid serta tanin, prof dr elin yulinah sukandar, guru besar farmasi itb mengatidakan, sukar mengkaji lantaran bergantung senyawa yang diikat.

flavonoid serta tanin terdiri atas banyak senyawa. memiliki bentuk beragam, tiap-tiap memjugayai manfaat tersendiri, dari antioksidan, antialergi, sampai antibakteri, kata doktor farmakologi itu. sampai catatan ini diturunkan, muhammad ahkam tetap menguji elusidasi untuk tahu type tanin serta flavonoid. tetap ada manfaat lain flavonoid : menambah air susu ibu. menurut pakar gizi institut pertanian bogor, ahmad sulaeman phd, flavonoid mempunyai karakter laktagogal yang memiliki kandungan hormon penting untuk merangsang serta melancarkan air susu ibu. tersebut yang dihadapi oleh tri wayat turyanti ( 34 tahun ) waktu melahirkan bayi kembar 4 tahun lantas. produksi asi-nya tidak memenuhi keperluan ari tegar pambudi serta ario pangestu-nama ke-2 bocah kembar itu. tetapi, 2 pekan sesudah melahirkan ia teratur minum rebusan sarang semut ( myumeccodia ) produksi asi berlimpah. wanita kelahiran jayapura 24 oktober 1971 itu juga jadi lebih fit serta tidak gampang capek.

di samping itu nongon-sebutan sarang semut ( myumeccodia ) di lembah baliem-juga memiliki kandungan tokoferol. tokoferol serupa vit. e yang berefek antioksidan efisien. menurut prof dr elin yulinah sukandar, guru besar farmasi itb, kandungan tokoferol itu cukup tinggi. tokoferol berperan sebagai antioksidan serta antikanker. ia mencegah serangan radikal bebas dengan bagaimana tata langkah antidegeneratif, tuturnya. senyawa kaya vit. e itu juga bermanfaat sebagai antipenuaan. apabila kita mengkonsumsi banyak lemak serta radikal bebas, karenanya ada tokoferol dapat menanganinya, tutur pakar ahmad sulaeman phd. doktor pakar nutrisi alumnus university of nebraska lincoln itu mengungkap, peran vit. e untuk kesehatan sangat vital. ia menghindar asam lemak tidak jemu, komponen sel membran dari oksidasi oleh radikal bebas.

tingginya peroksidasi komponen itu menyebabkan serangan penyakit degeneratif layaknya bermacam kanker, diabetes mellitus, serta jantung. nah, tokoferol dalam sarang semut ( myumeccodia ) menghindar berlangsungnya peroksidasi dengan kata lain menghimpit serangan penyakit. keperluan tokoferol pria dewasa 15 mg /hari. dari mengonsumsi sarang semut ( myumeccodia ) itu saja telah tercukupi, berlebih jadi. apakah justru beresiko jelek ? ahmad sulaeman mengatidakan, mengonsumsi tokoferol berlebih terus aman. apalagi apabila dosisnya sampai 800 mg /hari juga tetap aman, tutur dosen jurusan gizi masyarakat serta sumberdaya keluarga ipb itu. sulaeman mengatidakan, sarang semut ( myumeccodia ) bermanfaat sebagai pangan fungsional. maksudnya, berikan nilai gizi sekalian berguna untuk kesehatan. perumpamaan, kandungan kalium bermanfaat untuk pasien hipertensi. karbohidrat terdiri atas pati serta serat yang berguna menghindar serangan jantung koroner serta kardiovaskuler.

masalah keamanan juga ditindaklanjuti ahkam melewati uji toksisitas kritis. satwa pengerat kembali jadi kelinci percobaan. mereka diuntuk dalam 2 grup, tiap-tiap terdiri atas 5 jantan serta 5 betina. grup a diberi . 500 mikroliter ; grup b, 3. 000 mikroliter ekstrak air sarang semut ( myumeccodia ). walau dosis ditingkatkan sampai 400 kali, 3 pekan berselang tidak seekor mus cervicolor juga meregang nyawa. bagian bangsa rodentia itu sehat walafiat. tersebut penyebab uji toksisitas selanjutnya dihentikan. ld50 ( lethal dosage, dosis mematikan, red ) tidak ditemukan. lantas rupanya dengan konsentrasi 400 kali belum cukup toksik untuk mematikan. itu berita bagus, walau kita barangkali mesti mencari sampai dosis ditingkatkan . 000 kali. tetapi, dosis itu kan telah keterlaluan, ngga barangkali orang mengonsumsi sampai satu kilo, tutur pakar peneliti utama lipi itu. ahkam menyimpulkan, angka ld50 sarang semut ( myumeccodia ) sangat tinggi hingga keamanan customer terlindungi. menurut prof dr sumali persyaratan obat yang bagus bila dosis efisien berjauhan dengan ld50. ingin mafhum, mengonsumsi herbal biasanya tanpa pengawasan dokter. semakin tinggi hasil toksisitasnya semakin bagus sebagai obat, kata sumali. bandingkan dengan kemoterapi, contohnya, yang dosis mematikannya cuma 10 kali, sesaat sarang semut ( myumeccodia ), dosis sampai 400 kali juga belum berlangsung kematian. dengan temuan riset itu keselamatan customer sarang semut ( myumeccodia ) memanglah terjaga. disamping itu customer juga memjugayai banyak pilihan obat untuk menanggulangi gempuran bermacam penyakit. sebatas menyebut perumpamaan ada minyak buah merah, virgin coconut oil dengan kata lain minyak kelapa murni, serta sarang semut ( myumeccodia ).

  1. Asking questions are genuinely good thing if you are not understanding something totally, except this paragraph presents pleasant understanding yet.|

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.