MEMPERLANCAR ASI (AIR SUSU IBU)

KEWAJIBAN SEORANG IBU

Kewajiban seorang ibu terhadap bayinya adalah memberikan ASI ekslusif kepada bayinya minimal selama 6 bulan. Bahkan islam telah mengatur juga pemberian ASI Eklusif atau menyapih bayi sebaiknya ketika bayi sudah berumur 2 Tahun. Itu merupakan tanggung jawab seorang ibu yang sudah lazim/umum

Tentunya seorang ibu yang benar-benar menyayangi buah hatinya akan memberikan ASI (Air Susu Ibu) yang terbaik untuk si bayinya. Perlu dipahami oleh para ibu-ibu kelancaran asi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan bayi.tidak ada seorang ibu sekalipun yang tidak mau memberikan ASI kepada bayinya, karena itu merupakan factor yang sangat penting dalam perkembangan bayi dalam usia dini, Akan tetapi tidak sedikit pula ibu-ibu yang merasa kecewa karena minimnya atau tidak lancarnya pasokan ASI ke buah hatinya. Apakah Anda salah satu dari ibu-ibu yang mengalami masalah ASI kurang lancar saat menyusui bayi Anda ?

MASALAH ASI TIDAK LANCAR

Tidak usah berkecil hati , banyak para wanita atau ibu-ibu mengira kalau masalah ASI tidak lancar disebabkan karena payudara kecil, puting payudara kecil, puting susu lecet, belum cukup umur untuk melahirkan, kurang gizi atau masalah hormonal. Itu pemahaman sebagian ibu –ibu yang sering kita jumpai ,Memang penyebab ASI kurang lancar saat menyusui berbeda-beda tapi anda tidak perlu kawatir karena saya telah mempunyai tips melancarkan produksi ASI yang mudah, sehat dan aman bagi Ibu dan buah hati. peace Tips Sederhana Melancarkan Porduksi ASI Perbanyaklah makan sayur sayuran hijau, seperti daun pepaya, bayam, dan kacang-kacangan. Daun katuk juga dipercaya dapat memperlancar ASI, bahkan saat ini sudah banyak tersedia tablet ekstrak daun katuk untuk mempermudah dalam mengkonsumsinya.

Minum susu juga merupakan factor yang sangat  penting untuk ibu menyusui, karena ibu menyusui memerlukan kalsium yang terkadung dalam susu untuk memproduksi ASI. Jika ibu sering menyusi bayi, maka akan merangsang keluarnya ASI. Untuk itu sampai bayi berusia 6 bulan sebaiknya terus berikan ASI. Perbanyaklah minum air putih selama menyusui. Banyak minum air putih cukup membantu untuk memperbanyak ASI.

Saat memberikan ASI, usahakan si Ibu dalam keadaan relaxe sehingga ASI yang didapat si bayi adalah ASI yang terbaik dan penuh rasa kasih sayang Nah cara diatas adalah cara yang sering dianjurkan oleh para dokter kandungan, sehingga sangat baik untuk Anda yang sedang menyusui. Apalagi buat wanita karir, pada umumnya wanita karir yang bekerja sering mengalami stress, sehingga mengakibatkan ASI tiba-tiba terhenti sehingga payudara menjadi sakit dan kencang karena tidak dapat mengeluarkan ASI. Istilah macet ASI dalam dunia kedokteran disebut Mastitis.

FAKTOR PENYEBAB

Faktor lain penyebab ASI macet mastitis adalah kelalaian memberikan ASI atau memeras susu secara teratur dan berkala, sehingga ASI menjadi macet. Untuk mengatasi ASI yang sudah macet tersebut, para ibu patut mencoba sebuah terapi sederhana dengan cara pelancaran darah di jari tangan dan pundak menggunakan Pulpen Jentik dan Sticker. Inilah adalah solusi yang efektif dan cepat untuk ASI yang macet atau terhenti, apalagi bila anda sudah stress dengan cara-cara tradisional seperti pijat/massage,

CARA MEMPERLANCAR ASI

Ada baiknya mencoba herbal SARANG SEMUT ASLI PAPUA, sarang semut dari daratan Papua ini
selain telah terbukti secara empiris dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti

  1. Kanker dan tumor
    2. Gangguan jantung terutama jantung koroner
    3. Stroke ringan maupun berat
    4. Ambeien (wasir)
    5. Benjolan-benjolan dalam payudara
    6. Gangguan fungsi ginjal dan prostat
    7. Haid dan keputihan
    8. Melancarkan peredaran darah
    9. Migrain (sakit kepala sebelah)
    10. Penyakit paru-paru (TBC)
    11. Rematik (encok)
    12. Gangguan alergi hidung, mimisan, dan bersin-bersin
    13. Sakit maagtersebut diatas, Sarang semut juga dapat digunakan untuk melancarkan dan meningkatkan ASI, memulihkan gairah seksual, dan memulihkan serta menjaga stamina

CARA PENYAJIAN:

1. Ambil sarang semut secukupnya (kira-kira 6×5 cm), cuci dibawah guyuran air sampai bersih.
2. Kemudian di rebus ( ada baiknya rebus bersama belimbing)

3. Biarkan mendidih sampai air berkurang dan berwarna kemerah-merahan. Lalu diamkan beberapa saat, biarkan mengendap (sebaiknya menggunakan panci stainless steel).
4. Saring menggunakan saringan air minum (sebaiknya menggunakan saringan dari kain agar ampas tidak ikut).
5. Setelah itu sari sarang semut siap dikonsumsi.

– Dapat juga diminum pasa saat hangat
– Sarang semut yang telah digunakan dapat digunakan lagi sampai air rebusannya tidak berwarna.
– Tidak ada efek samping bila dikonsumsi berlebihan (overdosis).

KANDUNGAN SARANG SEMUT:

Uji kimia dari Tumbuhan Sarang semut menunjukkan bahwa tumbuhan yang hanya ada di daratan Papua ini mengandung senyawa-senyawa kimia dari golongan flavonoid dan tanin.
Flavonoid merupakan golongan senyawa bahan alami dari senyawa fenolik yang banyak merupakan pigmen tumbuhan. Saat ini lebih dari 6.000 senyawa yang berbeda masuk ke dalam golongan flavonoid. Flavonoid merupakan bagian penting dari diet manusia karena banyak manfaatnya bagi kesehatan.
Kemampuan sarang semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker atau tumor, TBC dan encok/rematik diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoid Sarang Semut.

Sarang semut kaya akan antioksidan tokoferol (vitamin E) dan beberapa mineral penting untuk tubuh seperti kalsium, natrium, kalium, seng, besi, fosfor, dan magnesium.

Fungsi-fungsi mineral tersebut dapat menjelaskan beberapa khasiat lain dari Sarang semut, misalnya khasiatnya dalam membantu mengatasi berbagai macam penyakit / gangguan jantung, melancarkan haid dan mengobati keputihan, melancarkan peredaran darah, mengobati migraine (sakit kepala sebelah), gangguan fungsi ginjal dan prostat, memulihkan kesegaran dan stamina tubuh serta menulihkan gairah seksual.

Fungsi kebanyakan flavonoid dalam tubuh manusia adalah sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Manfaat flavonoid antara lain adalah untuk melindungi struktur sel, memiliki hubungan sinergis dengan vitamin C (meningkatkan efektivitas vitamin C), antiinflamasi, mencegah keropos tulang dan sebagai antibiotic serta dapat memperlancar ASI ( Air Susu Ibu)

Incoming search terms: