PENGERTIAN, GEJALA DAN PENGOBATAN KANKER KULIT

Kanker yng kita ketahui memang banyak sekali macamnya, diantaranya adalah kanker kulit, Kanker kulit adalah pertumbuhan sel-sel pada kulit pada taraf  abnormal. Penyebab kanker kulit berbeda-beda dan tingkat keganasan kanker pun berbeda-beda. Kanker kulit paling umum terjadi pada lapisan sel skuamosa, basal dan melanosit.

Kanker kulit biasanya tumbuh di epidermis (lapisan paling luar kulit), sehingga tumor (benjolan) dapat terlihat dari luar, sehingga kanker kulit merupakan jenis kanker yang paling mudah ditemukan gejalanya pada stadium awal. kanker kulit juga merupakan kanker yang paling sedikit resiko kematiannya pada penderita, ini disebabkan karena kulit jarang dapat mencapai organ-organ vital seperti jantung, paru-paru, ginjal dan batang otak pada manusia.

Ada berbagai gejala kanker kulit yang berbeda. Ini termasuk perubahan di kulit yang tidak menyembuhkan, ulcering kulit, kulit memar dan perubahan dalam mol yang ada, seperti bergerigi tepi mol dan pembesaran mol.

Sel Basal karsinoma ” biasanya terlihat seperti mengangkat, halus dan mutiara benjolan pada matahari yang terkena kulit kepala, leher atau bahu. Pembuluh darah kecil kadang-kadang dapat dilihat dalam tumor. Pengerasan kulit dan pendarahan di pusat tumor sering berkembang. Ini sering keliru untuk sakit yang tidak sembuh-sembuh. Bentuk kanker kulit paling mematikan dan dengan perawatan yang tepat dapat benar-benar dihilangkan dengan tidak begitu banyak seperti satu bekas luka.

Karsinoma sel skuamosa ” umumnya adalah merah, skala, menebal patch pada kulit yang terkena matahari. Ulserasi dan pendarahan terjadi. Ketika SCC tidak diperlakukan, itu mungkin berkembang menjadi massa yang besar. Sel skuamosa adalah kedua paling umum kanker kulit. Sangat berbahaya, tapi tidak hampir sama berbahayanya dengan melanoma.

  • Kebanyakan ” melanoma ” berwarna coklat untuk mencari lesi hitam. Tanda-tanda peringatan yang mungkin menunjukkan melanoma ganas termasuk perubahan dalam ukuran, bentuk, warna atau ketinggian satu mol. Tanda-tanda lain adalah munculnya mol baru selama dewasa atau baru sakit, gatal, ulserasi atau pendarahan.
  • ” Karsinoma sel Merkel” yang paling sering berkembang pesat, non-tender merah, ungu atau kulit berwarna benjolan yang tidak menyakitkan atau gatal. Mereka mungkin keliru untuk sebuah kista atau jenis kanker.

Dalam pandangan terapi holistik, penyebab kanker adalah sama, yaitu karena banyaknya zat-zat oksidan dalam tubuh. Tetapi kanker kulit bisa juga disebabkan oleh adanya pancaran sinar radio aktif, sinar ultra violet, secara langsung tanpa penghalang (pengaman).

Karena letaknya di kulit, kanker kulit lebih mudah dikenali dan lebih mudah ditangani. Walaupun begitu, penderita kanker kulit tetap harus berhati-hati karena bisa saja terjadi metastasis (penyebaran) ke organ-organ yang lain.

Jenis-jenis kanker kulit

Ada tiga jenis kanker kulit yang paling umum:

  1. Basal Cell Carcinoma (BCC) BCC adalah jenis kanker kulit yang paling sering terjadi, sel basal di bawah lapisan kulit terluar.
  2. Squamous Cell Carcinoma (SCC) Kanker kulit yang juga paling umum terjadi adalah SCC, yang biasa ditemukan di sel squamus. SCC mirip dengan BCC karena seringkali muncul di area yang terpapar langsung pada sinar UV seperti kulit wajah, kulit kepala, leher, tangan, lengan, dan kaki.
  3. Melanoma Melanoma termasuk jenis kanker kulit yang agak jarang, namun ini adalah yang paling berbahaya. Melanoma muncul di bagian bawah epidermis

Dibawah ini beberapa terapi yang sebaiknya di lakukan pada kanker kulit

  1. Hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung zat-zat kimia termasuk gula pasir dan air mineral.
  2. Hindari segala bedak dan handbody lotion yang terbuat dari zat kimia.
  3. Hindari terkena sinar matahari secara langsung diatas jam 9 pagi.
  4. Minumlah suplemen yang mampu membersihkan kotoran yang melekat di dinding usus (colon cleanshing). Dalam hal ini yang terbaik, terenak dan termurah adalah kolak waluh (labu parang) tanpa santan. Yang perlu diingat dalam mengonsumsinya harus ditambah air jeruk nipis. minumlah 2 gelas sehari.
  5. Buatlah suplemen yang banyak mengandung zat-zat anti oksidan, seperti juss dari buah tomat sayur, buah anggur, buah wortel, dan taoge kacang hijau. Untuk pembuatan juss, sebaiknya di blender selama 20 menit, jangan berhenti. Tujuannya adalah agar ada injeksi oksigen ke dalam juss. Karena itu harus langsung diminum habis, jangan dibiarkan lam karena oksigennya bisa menguap lagi. Minumlah 2 gelas sehari.
  6. Buatkanlah rebusan herbal yang banyak mengandung zat-zat anti oksidan. Herbal ini antara lain daun benalu mangga, daun benalu teh, daun sukun, daun tapak dara, daun mahkota dewa, temu putih , dll. Minumlah 2 gelas sehari.
  7. Buatkanlah rebusan herbal yang lebih keras dari pada di atas, Bisa menggunakan mahkota dewa, pace, jintan hitam, dll. minumlah 2 gelas sehari.
  8. Buatkanlah bedak dari keladi tikus, ketela pohon tahunan yang beracun. Balurkan bedak ini ke kankernya, 4 – 5 kali sehari.
  9. Lakukanlah senam ayun tangan, 30 menit sehari.

Semua orang tanpa terkecuali harus waspada terhadap bahaya kanker kulit. Tiga tipe kanker kulit di atas memang biasanya menjangkiti ras Kaukasia alias kulit putih, namun penyakit ini juga bisa menghampiri kita yang memiliki kulit lebih gelap. Kanker kulit umumnya disebabkan mutasi akibat paparan sinar UV, namun bisa juga dipengaruhi oleh faktor genetis maupun faktor lingkungan. Beberapa faktor lain yang berisiko tinggi terkena kanker kulit adalah penyakit kulit seperti lupus dan lepra, luka bakar, bisul yang tak kunjung sembuh, terapi radiasi, trauma panas, ekspos terhadap arsenik, transplantasi organ, dan kondisi kulit genetis seperti albino. APA CIRI-CIRINYA? Ciri-Ciri Kanker Kulit inilah yang harus anda kenali, banyak berbagai ahli kulit menjelaskan dan menyarankan untuk selalu perhatikan kulit dan jalankan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi melanoma.  Yang juga harus diwaspadai adalah tompel yang terasa gatal, luka kecil yang terus menerus mengeluarkan darah dan tak kunjung sembuh, atau titik kecoklatan di tangan, kaki, atau di bawah kuku.

Pengobatan dapat dilakukan dengan sarang semut asli papua karena Kemampuan secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis /tumor tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan /kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

Sumber : diambil dari beberapa sumber

Incoming search terms: