PENGOBATAN DAN PENYEMBUHAN ASAM URAT

Saat ini, Leoni di puncak karir. Di akhir 20-an, tanggung jawab memegang divisi marketing telah dibebankan kepadanya. Bagaimanapun Ia menjadi salah satu tulang punggung  perusahaan. Kesibukan demi kesibukan melahap waktu-waktu Leoni. Kerja kerasnya membuahkan hasil. Ya, target-target yang tercapai dan… nyeri-nyeri disekeliling sendi-sendi kecil diseluruh tubuhnya. Dokter mengatakan, Leoni menderita asam urat.

Apa itu Asam Urat?

Asam urat atau uric acid adalah asam hasil metabolisme protein berupa asam-asam inti yang terdapat dalam inti sel. Setelah mengalami berbagai macam proses biokimia akan menjadi oksida purin. Purin sendiri merupakan salah satu turunan asam amino. Oksida purin ini dimetabolisme lagi oleh suatu enzim dan menghasilkan asam urat. Jadi asam urat adalah hasil akhir dari metabolisme  tubuh dari bahan purin.

Apa Penyebabnya

Asam urat menjadi masalah bila ekskresi atau proses pembuangan tidak terjadi dengan baik. Hal ini terjadi karena ginjal mengalami gangguan fungsi. Ginjal tidak rusak, tetapi kemampuannya membuang asam urat kurang. Hal ini biasanya karena faktor familial (keturunan). Oleh sebab itu bila ada gangguan fungsi ginjal, kadar asam urat dalam darah akan meningkat atau disebut sebagai hiperurisemia. Selain dibuang lewat ginjal (70%) dalam bentuk urin, asam urat yang berasal dari makanan dan  metabolisme tubuh ini dikeluarkan juga melalui usus ( 30%). Peningkatan kadar asam urat dalam darah ini bisa juga terjadi karena asupan makanan yang mengandung purin terlalu berlebihan. Asam urat sangat mudah mengkristal (menumpuk) bila purin tidak dimetabolisme secara sempurna. Kristalisasi asam urat sering terjadi pada persendian, jaringan bawah kulit, dan ginjal. Pembentukan asam urat dalam persendian itulah yang menyebabkan munculnya penyakit gout /pirai atau encok. Timbunan atau kristal ini akan menimbulkan reaksi radang bila tercetus oleh trauma misalnya benturan, stres dan suhu dingin. Kadar asam urat darah yang dianggap normal rata-rata antara 5-7 mg% ( 6,5 mg% batas tertinggi pria dan 5,5 mg% pada wanita). Pengkristalan biasanya terjadi jika kadar asam urat sudah mencapai 9-10 mg%. Pada sebagian penderita, asam urat yang berlebihan dapat tertimbun dalam jaringan ginjal dan membentuk batu ginjal, kadang-kadang juga ditemukan batu dalam kandung kemih. Hal ini akan mengganggu fungsi ginjal dan kadang-kadang timbul nyeri hebat pada daerah pinggang.

Faktor Resiko

Penyakit asam urat potensial menyerang penggemar minuman beralkohol, kurang minum air putih, mengalami gangguan fungsi ginjal dan darah tinggi, punya keluarga sakit asam urat, dan kelebihan berat badan. 90% penderita gout aadalah pria. Berdasar penelitian, orang Asia banyak menderita gout, suku Maori di Australia yang paling tinggi, disusul oleh orang Filipina.

Gejala Klinis

Pada umumnya lokasi munculnya seerangan rasa nyeri, bengkak, merah, panas bila diraba, dan terganggunyaa fungsi sendi hanya pada satu tempat, yakni pada pangkal ibu jari kaki (70-80%). Meskipun demikian serangan ini bisa juga terjadi pada persendian lain seperti pergelangan kaki, punggung kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, tangan atau jari tangan. Selain pada sendi, serangan bisa terjadi pada jaringan dalam yakni ginjal, yang kemudian menyebabkan munculnya penyakit kencing batu. Pada tahap yang lebih parah (timbunan kristal urat atau tophi semakin banyak) selain bisa menyebabkan hancurnya struktur sendi juga bisa merusak struktur jaringan di bawah kulit. Tophi tampak seperti benjolan kecil berwarna pucat yang muncul pada daun telinga, bagian punggung lengan, bagian samping mangkok sendi lutut dan pada tendon achilles. Bila kadar asam urat darah tidak terkontrol, tophi bisa makin membesar dan menyebabkan kerusakan sendi serta koreng. Koreng yang muncul bisa mengeluarkan cairan kental seperti kapur yang mengandung kristal MSU (Monosodium Urat Monohidrat). Umumnya tophi muncul pada tahap kronik, yakni bila penderita telah menderita rematik gout lebih dari 10 tahun dan tidak mendapat pengobatan yang baik sehingga kadar asam urat darahnya sering dalam kondisi tinggi.

Pengobatan dan Pencegahan

Untuk mengurangi kadar asam urat yang tinggi dalam darah dapat diobati dengan obat-obat anti hiperurikemia seperti allopurinol. Hindari mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung purin seperti jeroan, emping, kacang-kacangan, pucuk-pucuk daun serta alkohol yang berlebihan.

Apakah rajin berolahraga dapat menghindari asam urat?

Penyakit asam urat ini lebih banyak disebabkan oleh komposisi diet yang tidak sehat sehingga yang perlu diperhatikan adalah pengaturan konsumsi sehari-hari, olahraga tidak terlalu banyak berhubungan dengan penumpukan asam urat ini, namun tentu saja seseorang yang rajin berolahraga akan mempunyai kebugaran yang lebih walaupun tetap tidak dapat menghindarkan dari penyakit ini bila ia tidak memperhatikan makanannya.

 buah merah asli papua juga bisa untuk penyembuhan  Asam urat , Tokoferol dalam buah merah mengencerkan darah dan memperbaiki sistem kerja lever. Sistem kerja lever, setelah diperbaiki, memproduksi kadar asam urat yang normal.

Tabel Daftar Makanan yang Mengandung Asam Urat

No Nama Makanan Kadar purin per100gr BM Saran
1 Hati, ginjal, jantung, limpa,paru-paru,otaksarden, kaldu daging 150-18 mg purin Tidak boleh disantap
2 Daging, ikan, kerang, kacang-kacangan,buncis, kembang kol, bayam, asparagus,

melinjo/emping, daun melinjo, dan jamur

50-150 mg purin Harus dibatasi
3 Sayuran, buah-buahan, susu atau keju, telurdan serealia 0-15 mg purin Sangat disarankan

 

 

Bahan Makanan yang diperbolehkan:

  1. Semua bahan makanan sumber karbohidrat, kecuali havermout (dalam jumlah terbatas)
  2. Semua jenis buah-buahan
  3. Semua jenis minuman, kecuali yang mengandung alkohol
  4. Semua macam bumbu

Hati-hati dengan penurunan berat badan secara drastis dapat menyebabkan kambuhnya penyakit ini.

Contoh Menu Sehari-hari

  • Pagi: Roti dengan margarin dan selai, susu/kopi/the manis
  • Jam 10 : Buah pepaya
  • Siang : Nasi putih, pepes ikan, sayur asam, jeruk
  • Jam 16 : Buah pisang
  • Malam : Nasi putih, telur bumbu bali, cah tahu, sayur bening gambas wortel, apel