PENYEMBUHAN ASMA DENGAN SARANG SEMUT

Asma merupakan penyakit yang sangat ditakuti oleh banyak orang, penyakit yang tidak kelihatan secara langsung ini sangat dijauhi oleh banyak orang dan kecenderungan mengucilkan atau mendiskriminasi orang yang terkena penyakit asma, media penularannyapun berbagai macam, untuk mengetahui seperti apa dan bagaimana penyakit asli sejenak luangkan waktu untuk membaca artikel berikut ini

Asma adalah satu penyakit ad yang mengatakan penyakit turunan. Jika orang tuanya atau kakek-neneknya asma, kemungkinan seseorang bisa mendapat penyakit asma. Gejala penyakit Asma adalah orang sukar bernapas hingga berbunyi (mengi/bengek) karena saluran pernafasannya menyempit akibat lendir yang disebabkan alergi.

Sekitar 7% penduduk dunia (300 juta jiwa) menderita penyakit asma. Di AS, 4.000 orang tewas setiap tahun karena asma.Asma adalah penyakit menahun/kronis. Menurut ilmu kedokteran modern tidak bisa disembuhkan. namun gejalanya bisa dikurangi.Penderita Asma juga harus menghindari faktor alergi yang bisa menyebabkan asma seperti debu, kapuk, bedak, udara dingin, dan sebagainya. Tertawa atau kecemasan yang berlebihan juga harus dihindari. Faktor alergi tersebut mungkin berbeda-beda untuk tiap orang.

Untuk mencegah datangnya asma ini sebetulnya ga sulit sulit amat,… karena sepanjang pola hidup kita pola yang sehat, asma itu ga datang,…

Hal yang harus dihindari

Angin

Asma saya kumat bila saya banyak kena angin, apalagi angin malam. Bila anda bepergian hindari terpaan angin apalagi kalo anginnya mengenai badan kita secara langsung.

Begadang

Bila kita begadang maka otomatis badan kitapun tidak beristirahat, akibatnya, daya tahan tubuh pun melemah,…Tidur (istirahat) jangan terlambat, usahakan jam 9 malam sudah tidur, bila sudah lewat jam 7 malam selalu berada di ruangan tertutup (Rumah). Kalo pun anda begadang, jangan begadang di luar rumah,… bila anda memang terpaksa begadang di luar rumah, lindungilah diri anda dengan baju yang tebal, lindungi leher dan kepala anda dengan penutup supaya ga masuk angin.

Makanan berlendir dan berlemak

Kalo dada anda sudah mulai berbunyi ketika bernafas, hindari makan makanan yang berlendir dan berlemak. Contoh makanan yang model berlendir dan berlemak itu, kerang, jeroan (cincang sapi), gorengan, makanan yang berminyak, kacang. Untuk sementara bila sudah berbunyi,…ngiiiik,….ngiiik,…ngiiik,… makanlah makanan yang rebusan rebusan, contohnya, sayur yang direbus (Usahakan yang ga banyak pake bumbu), lalapan, telor rebus.

Minuman soda, manis dan asam

Jangan terlalu sering minum soda dan manis, apalagi yang dingin dingin, karena minuman ini mengakibatkan lendir di dada kita

Usahakan minum air putih hangat yang banyak, bila perlu sampe keringat

Bila keringat, tandanya lobang pori pori anda terbuka, angin anda bisa keluar lewat pori pori tersebut.

Minuman selain air putih hangat tadi, anda boleh juga minum minuman yang pahit pahit, seperti sambiroto (Jangan dicampur yang manis lagi)

Makan setelah jam 8 malam.

Makanlah sebelum jam 8 malam, supaya abis makan ga langsung tidur,…biar ada kesempatan si perut kita memproses makanan, jadi, ga numpuk di satu tempat,…kalo numpuk di satu tempat, dada kita jadi jadi ketarik ruangannya (Bisa mempersempit si paru paru bergerak),…Kalo udah makan, mengantuk, menguap pun agak sulit, karena si paru paru mau bernafas ruangan tempat angin masih penuh makanan, jadi, si udara tidak bisa lancar lewat paru paru. Istirahat malam pun ga sempurna

Mengobati

Bila anak anda terkena asma, kalo masih bisa digendong, gendong saja sambil digosok gosok punggungnya, sampai dia tertidur, dan biarkan dia tertidur dipelukan anda, cari cara supaya anda pun bisa tidur dan dia tetap digendong,… Bila  anda berhasil membuat si buah hati tertidur berarti itulah awal kesembuhan dia….

Semua serangan penyakit asma harus dicegah. Serangan penyakit asma dapat dicegah jika faktor pemicunya diketahui dan bisa dihindari. Serangan yang dipicu oleh olah raga bisa dihindari dengan meminum obat sebelum melakukan olah raga.

Ada usaha-usaha pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah datangnya serangan penyakit asma, antara lain :

1.   Menjaga kesehatan

2.   Menjaga kebersihan lingkungan

3.   Menghindarkan faktor pencetus serangan penyakit asma

4.    Menggunakan obat-obat antipenyakit asma

Setiap penderita harus mencoba untuk melakukan tindakan pencegahan. Tetapi bila gejala-gejala sedang timbul maka diperlukan obat antipenyakit asma untuk menghilangkan gejala dan selanjutnya dipertahankan agar penderita bebas dari gejala penyakit asma.

1. Menjaga Kesehatan

Menjaga kesehatan merupakan usaha yang tidak terpisahkan dari pengobatan penyakit asma. Bila penderita lemah dan kurang gizi, tidak saja mudah terserang penyakit tetapi juga berarti mudah untuk mendapat serangan penyakit asma beserta komplikasinya.

Usaha menjaga kesehatan ini antara lain berupa makan makanan yang bernilai gizi baik, minum banyak, istirahat yang cukup, rekreasi dan olahraga yang sesuai. Penderita dianjurkan banyak minum kecuali bila dilarang dokter, karena menderita penyakit lain seperti penyakit jantung atau ginjal yang berat.

Banyak minum akan mengencerkan dahak yang ada di saluran pernapasan, sehingga dahak tadi mudah dikeluarkan. Sebaliknya bila penderita kurang minum, dahak akan menjadi sangat kental, liat dan sukar dikeluarkan.

Pada serangan penyakit asma berat banyak penderita yang kekurangan cairan. Hal ini disebabkan oleh pengeluaran keringat yang berlebihan, kurang minum dan penguapan cairan yang berlebihan dari saluran napas akibat bernapas cepat dan dalam.

2.  Menjaga kebersihan lingkungan

Lingkungan dimana penderita hidup sehari-hari sangat mempengaruhi timbulnya serangan penyakit asma. Keadaan rumah misalnya sangat penting diperhatikan. Rumah sebaiknya tidak lembab, cukup ventilasi dan cahaya matahari.

Saluran pembuangan air harus lancar. Kamar tidur merupakan tempat yang perlu mendapat perhatian khusus. Sebaiknya kamar tidur sesedikit mungkin berisi barang-barang untuk menghindari debu rumah.

Hewan peliharaan, asap rokok, semprotan nyamuk, atau semprotan rambut dan lain-lain mencetuskan penyakit asma. Lingkungan pekerjaan juga perlu mendapat perhatian apalagi kalau jelas-jelas ada hubungan antara lingkungan kerja dengan serangan penyakit asmanya.

3. Menghindari Faktor Pencetus

Alergen yang tersering menimbulkan penyakit asma adalah tungau debu sehingga cara-cara menghindari debu rumah harus dipahami. Alergen lain seperti kucing, anjing, burung, perlu mendapat perhatian dan juga perlu diketahui bahwa binatang yang tidak diduga seperti kecoak dan tikus dapat menimbulkan penyakit asma.

Infeksi virus saluran pernapasan sering mencetuskan penyakit asma. Sebaiknya penderita penyakit asma menjauhi orang-orang yang sedang terserang influenza. Juga dianjurkan menghindari tempat-tempat ramai atau penuh sesak.

Hindari kelelahan yang berlebihan, kehujanan, penggantian suhu udara yang ekstrim, berlari-lari mengejar kendaraan umum atau olahraga yang melelahkan. Jika akan berolahraga, lakukan latihan pemanasan terlebih dahulu dan dianjurkan memakai obat pencegah serangan penyakit asma.

Zat-zat yang merangsang saluran napas seperi asap rokok, asap mobil, uap bensin, uap cat atau uap zat-zat kimia dan udara kotor lainnya harus dihindari.

Perhatikan obat-obatan yang diminum, khususnya obat-obat untuk pengobatan darah tinggi dan jantung (beta-bloker), obat-obat antirematik (aspirin, dan sejenisnya). Zat pewarna (tartrazine) dan zat pengawet makanan (benzoat) juga dapat menimbulkan penyakit asma.

4. olah raga,

Jika anda belum pernah berolahraga, mulailah secara bertahap agar tidak kaget/pegal. Jangan lari pagi langsung 3 km. Tapi mulai saja dengan 200 meter. Besoknya baru ditambah 100 meter, dst. Awali dengan pemanasan jalan kaki sekitar 5 menit, baru lari pagi. Kalau mengangkat besi juga begitu. Meski anda sanggup mengangkat 30 kg, mulailah dengan 20% dulu yaitu 6 kg saja dengan pengulangan 10 x dan jumlah set 3-5 x. Kemudian naikkan secara bertahap sebanyak 2 kg.

Memang orang sering beranggapan bahwa penderita Asma tidak boleh capek.  Ini separuh benar. Biasanya yang membuat asma kambuh itu adalah gerakan dengan nafas yang tidak beraturan seperti bermain, bekerja keras, lari cepat, sepak bola, dan sebagainya.

Tapi jika nafasnya diatur seperti menarik nafas panjang-panjang kemudian mengeluarkannya sampai habis dengan berirama seperti pada lari pagi, berenang, atau pun angkat besi, justru itu membuat paru-paru kita lebih kuat.   Bahkan ada juara dunia renang yang ternyata merupakan mantan penderita asma. Selain lari pagi, anda juga bisa mencoba olahraga renang. Olahraga angkat besi / fitness juga tidak masalah. Saya rutin melakukannya 2-3 kali seminggu.

Sejak rajin lari pagi hingga saat ini boleh dikata saya hampir tidak pernah kena asma lagi. Agar tidak justru bertambah sakit ketika berolahraga, ada baiknya anda berlatih dengan memakai pelatih olahraga misalnya di Klub Asma, Klub Renang, atau Fitness Center.

Selain berolahraga, anda juga harus mengenal zat-zat yang bisa menimbulkan alergi sehingga hidung anda jadi ingusan yang akhirnya nanti merambat ke tenggorokan anda. Saya mencoba menghindari debu, bedak, dan juga kapuk. Untuk itu bantal dan tempat tidur saya menggunakan busa/dakron.

Udara dingin juga bisa menimbulkan asma. Untuk mengatasinya, saya biasanya berolahraga. Tapi jika si kecil anda begitu, bisa dioleskan balsam Vicks atau Transbulmin. Beri dia pakaian yang tebal/selimut. Hindari juga tempat yang lembab. Saat udara dingin, matikan AC, jika perlu ventilasi udara ditutup sebagian. Jika masih dingin juga bisa pakai bohlam pijar 100 watt agar ruang menjadi hangat.

Menggunakan obat-obat antipenyakit asma

Pada serangan penyakit asma yang ringan apalagi frekuensinya jarang, penderita boleh memakai obat bronkodilator, baik bentuk tablet, kapsul maupun sirup. Tetapi bila ingin agar gejala penyakit asmanya cepat hilang, jelas aerosol lebih baik.

Pada serangan yang lebih berat, bila masih mungkin dapat menambah dosis obat, sering lebih baik mengkombinasikan dua atau tiga macam obat. Misalnya mula-mula dengan aerosol atau tablet/sirup simpatomimetik (menghilangkan gejala) kemudian dikombinasi dengan teofilin dan kalau tidak juga menghilang baru ditambahkan kortikosteroid.

Pada penyakit asma kronis bila keadaannya sudah terkendali dapat dicoba obat-obat pencegah penyakit asma. Tujuan obat-obat pencegah serangan penyakit asma ialah selain untuk mencegah terjadinya serangan penyakit asma juga diharapkan agar penggunaan obat-obat bronkodilator dan steroid sistemik dapat dikurangi dan bahkan kalau mungkin dihentikan

Incoming search terms:

  1. Ping-balik: nike huarache 2008

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.