riset ilmiah perihal sarang semut asli papua

riset ilmiah perihal sarang semut asli papua

hasil diagnosis dokter samuel mengatakan, mona pangkey mengidap tumor akibat kelainan kelenjar. kabar itu merasa menyakitkan untuk ibu satu anak itu. resep dari dokter segera ia tukarkan di apotek lantaran hasrat untuk pulih demikian besar. sayang, yang dimimpikan pulih seperti fatamorgana yang sukar direngkuh. 1 tahun mengkonsumsi obat-obatan yang dianjurkan dokter, penyakit maut itu tetap bercokol. tersebut penyebab, mona melirik penyembuhan herbal.tetapi, jalur pengobatan itu juga tidak berikan banyak harapan. sakitnya tidak kunjung membaik. saya amat cemas serta gelisah oleh dikarenakan saya telah berkeluarga serta memjugayai seorang anak kecil, tuturnya. kegelisahannya memuncak ketika tumor itu meranum, lantas pecah. nanah serta darah mengalir deras dari luka itu. ia rasakan nyeri yang amat hingga sepanjang 3 pekan beristirahat. walau demikianlah harapan untuk pulih tidak dulu putus.

www.sarangsemutasli.com 48

saat suaminya membawa serbuk sarang semut ( myumeccodia ) dari rekan sejawat, harapan itu meletup-letup. maklum, di kemasan memanglah tertulis, sarang semut ( myumeccodia ) diantaranya dapat menangani tumor serta kanker. hari itu, pada pertengahan 2005, awalilah mona pangkey meminum rebusan serbuk sarang semut ( myumeccodia ). yang dimaksud sarang semut ( myumeccodia ) bukan hanya sarang yang dibikin oleh semut serta menggelantung di pohon-pohon. sarang semut nama sekelompok tumbuhan epifit yang melekat di pohon.

grup tumbuhan itu terdiri atas 2 genus myrmecodia serta hydnophytum dengan belasan spesies. umbi ke-2 type tumbuhan bagian famili rubiaceae itu menggelembung dipenuhi duri tajam. didalam umbi tersebut ada labirin-labirin yang dihuni oleh semut serta cendawan. daging umbi tanaman tersebut yang diris tipis-tipis, dijemur, serta dikemas dalam plastik transparan. ramuan itu disodorkan pada mona pangkey oleh sang suami. tiap-tiap hari ia 3 kali minum rebusan sarang semut ( myumeccodia ) tiap-tiap segelas. sebulan berselang, benjolan di leher hilang sekalipun berbarengan eringnya luka serta lenyapnya sakit waktu mengunyah. mona penasaran dengan perihal itu.

 

www.sarangsemutasli.com jpg1

pada september 2005 ia memeriksakan diri ke dokter yang dulu merekomendasikan untuk mengoperasi tumornya. dokter terheran-heran saya telah pulih. lantas dokter bertanya apakah saya minum obat lain ? dikarenakan tuturnya sepanjang ini pasien-pasiennya penyakit yang sama, tidak dulu bisa pulih secepat yang saya alami, tuturnya. dapat dibuktikan se bagaimana tata langkah empiris sarang semut ( myumeccodia ) bukan sekedar tokcer mengobati tumor atau kanker. penyakit-penyakit lain yang sukses diatasi oleh kerabat kacapiring itu diantaranya bronkitis, diabetes mellitus, hipertensi, jantung koroner, serta stroke ( baca : sang penambal jantung bocor, halaman 16- 17 ). oleh oleh dikarenakan itu sekarang ini banyak pasien menumpukan harapan kesembuhan pada sarang semut ( myumeccodia ) layaknya dihadapi mona pangkey. kesembuhan mona pangkey bukan hanya sebatas se bagaimana tata langkah tidak sengaja belaka.

beberapa peneliti negeri jiran membuktikannya melewati serangkai riset ilmiah. dalam uji in vitro, bagian famili rubiaceae itu dapat dibuktikan tokcer menangani sel kanker. yang menunjukkan keampuhan itu adalah qui kim tran dari university national of hochiminch city serta koleganya layaknya yasuhiro tezuka, yuko harimaya, serta arjun hari banskota. ketiga orang sejawat qui itu bekerja di toyama medical and pharmaceutical university. qui kim tran mengambil by ki nam-sebutan sarang semut ( myumeccodia ) di vietnam-dari tinh bien, provinsi angiang serta provinsi lamdong. di negeri lumbung beras itu sarang semut ( myumeccodia ) se bagaimana tata langkah tradisional digunakan untuk menangani bermacam penyakit layaknya diare, hepatitis, keputihan, malaria, serta rematik.

tumbuhan berbobot 2-3 kg itu lantas diekstrak dengan beragam pelarut layaknya air, methanol, serta campuran methanol-air. mereka lalu menumbuhkan 3 sel kanker yang sangat metastesis dengan kata lain gampang menyebar ke untukan tubuh lain layaknya kanker serviks, kanker paru, serta kanker usus. tiap-tiap hasil ekstraksi itu lantas diberikan pada tiap-tiap sel kanker. akhirnya mengagumkan, sarang semut ( myumeccodia ) memjugayai kegiatan antiproliferasi.

dalam dunia kedokteran, proliferasi bermakna perkembangan sel yang sangat cepat serta abnormal. kanker memanglah bermakna perkembangan sel yang cepat serta tidak teratasi. antiproliferasi bermakna menghalangi sistem perbanyakan sel itu, tutur dr willy japaries mars, dokter alumnus kampus indonesia. layaknya diambil biology pharmaceutical bulletin, periset itu menuturkan, seluruh ekstrak sarang semut ( myumeccodia ) menghimpit proliferasi sel tumor manusia. dalam uji itu dapat dibuktikan tingkat efektivitas ec50 meraih 9, 97 mg/ml pada ekstrak methanol. berarti cuma dengan dosis kecil, 9, 97 mg/ml, ekstrak sarang semut ( myumeccodia ) dapat menghimpit 50% laju perkembangan sel kanker. namun ec50 pada ekstrak air 22, 3 mg/ml ; campuran methanol-air, 11, 3 mg/ml. riset itu layaknya meneguhkan pengalaman empiris beberapa orang yang pulih dari kanker.

img_0212-300x224

menurut hendro saputro, produsen sarang semut ( myumeccodia ) di wamena, papua, se bagaimana tata langkah empiris sarang semut ( myumeccodia ) dapat menangani bermacam type kanker, disamping itu kanker nasofaring. flavonoid menurut prof dr sumali wiryowidagdo, guru besar jurusan farmasi kampus indonesia, tanaman epifit layaknya sarang semut ( myumeccodia ) memanglah mungkin sebagai obat. bila tanaman hidup bersimbiosis dengan tanaman lain, kaya metabolit sekunder. ada yang datang dari tanaman inang maujuga epifit itu sendiri, tutur sumali. seluruh makhluk mempunyai metabolit primer yang amat diperlukan diantaranya karbohidrat, protein, lemak, serta asam lemak. namun metabolit sekunder layaknya alkaloid, terpenoid, steroid, serta glikosida tidak mutlak ada.

senyawa aktif apa yang terdapat dalam sarang semut ( myumeccodia ) ? uji penapisan yang dikerjakan oleh dr muhammad ahkam subroto dari pusat penelitian serta pengembangan bioteknologi menunjukkan, sarang semut ( myumeccodia ) memiliki kandungan flavonoid serta tanin. dengan ditemukannya senyawa flavonoid serta tanin, sarang semut ( myumeccodia ) amat punya potensi jadi fitofarmaka sesudah melewati serangkaian uji, tutur prof dr sidik, guru besar farmakologi kampus padjadjaran. untuk tubuh, flavonoid berperan sebagai antioksidan hingga ampuh menghindar sekalian menangani serangan kanker.

Incoming search terms:

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.