spisies serta genus sarang semut ( myumeccodia ) dari famili rubiaceae

spisies serta genus sarang semut ( myumeccodia ) dari famili rubiaceae

sarangsemutasli.com2

sesungguhnya ada 5 genus sarang semut ( myumeccodia ) dari famili rubiaceae, namun cuma genus hydnophytum serta myrmecodia yang sangat dekat berasosiasi dengan semut. genus sarang semut ( myumeccodia ) itu diuntuk jadi sebagian spesies menurut susunan umbinya. hydnophytum terdiri dari 45 spesies serta myrmecodia 26 spesies. seluruh spesies dari tumbuhan ini mempunyai batang menggelembung yang berongga-rongga menyerupai buah yang biasanya dihuni oleh semut. penyebaran sarang semut ( myumeccodia ) dimulai dari semenanjung malaysia sampai filipina, kamboja, sumatera, kalimantan, jawa, papua, papua nugini, cape york sampai kepulauan solomon.sarangsemutasli.com 4

di propinsi papua, tumbuhan sarang semut ( myumeccodia ) bisa didapati terlebih di lokasi pegunungan sedang, yakni di rimba belantara kabupaten jayawijaya, kabupaten tolikara, kabupaten puncak jaya, kabupaten pegunungan bintang serta kabupaten paniai. keanekaragaman terbesar dari sarang semut ( myumeccodia ) ditemukan di pulau papua di mana spesies dataran tingginya adalah lokal spesifik. se bagaimana tata langkah ekologi, sarang semut ( myumeccodia ) tersebar dari rimba bakau serta pohon-pohon tepi’>di tepi pantai sampai ketinggian 2400 m.

sarang semut sangat banyak ditemukan di padang rumput serta jarang ditemukan di rimba tropis dataran rendah, namun semakin banyak ditemukan di rimba serta tempat pertanian terbuka dengan ketinggian lebih kurang 600 m. ia banyak ditemukan melekat pada sebagian pohon, biasanya di pohon kayu putih, cemara gunung, kaha, serta pohon beech, namun jarang pada pohon-pohon dengan batang halus serta rapuh layaknya eucalyptus. sarang semut juga tumbuh pada dataran tanpa pohon dengan nutrisi rendah serta diatas ketinggian pohon. di habitat liarnya sarang semut ( myumeccodia ) dihuni oleh bermacam type semut serta terkadang oleh tiga spesies dari genus iridomyrmex.

 

identifikasi yang kita kerjakan pada sarang semut ( myumeccodia ) myrmecodia pendens tunjukkan bahwa tumbuhan ini dihuni oleh koloni semut dari type ochetellus sp. pengetahuan tradisional sarang semut dari literatur tercatat cuma ada spesies hydnophytum serta spesies myrmecodia yang dipakai sebagai bahan obat oleh masyarakat lokal satu tempat spesifik di asia tenggara, yakni hydnophytum formicarum jack serta myrmecodia tuberosa jack.

di indonesia, h. formicarum yang di jawa dimaksud urek-urek polo wujud pastanya dipakai untuk menyembuhkan pembengkakan, sakit kepala serta rematik. namun air rebusannya dipakai untuk menyembuhkan hernia serta maag. di filipina, air rebusannya dipakai untuk menyembuhkan liver serta problem pencernaan. di thailand, serbuknya dipakai untuk antelmintik ( obat cacing ), tonik jantung, penyakit tulang, penyakit kulit, penyakit paru-paru, sakit di persendian serta sebagai bahan campuran untuk obat antidiabetes.

300590_465860230150111_1177713024_n

di malaysia, air rebusannya dipakai untuk menyembuhkan kanker. di vietnam, tumbuhan ini dipakai untuk menyembuhkan hepatitis, rematik serta diare. di indonesia pasta dari spesies m. tuberosa, dimaksud tempat tinggal semut, dipakai untuk menyembuhkan pembengkakan serta sakit kepala. disamping itu, spesies lain m. pendans juga dipakai se bagaimana tata langkah tradisional oleh masyarakat lokal spesifik di papua untuk mengobati bermacam masalah kesehatan, namun tidak jelas jenis-jenis penyakit yang bisa sembuh dengan sarang semut ( myumeccodia ) type ini. menurut pengetahuan tradisional inilah selanjutnya kita sejak tahun 2002 mulai mengembangkan serta mempopulerkan sarang semut ( myumeccodia ) type ini sebagai obat bermacam penyakit layaknya tumor/kanker, jantung koroner, wasir, stroke, rematik, masalah prostat, dan lain-lain.

Incoming search terms: